Saat ini, seluruh dunia sedang dilanda oleh Pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 atau yang dikenal juga sebagai pandemi coronavirus menyerang saluran pernapasan. Pandemi ini kemudian mengakibatkan adanya pembatasan sosial hampir di seluruh dunia. Himbauan mengenai jaga jarak, hingga berujung kepada kegiatan pembelajaran secara konvensional yang di non-aktifkan. Sehingga, untuk dapat melanjutkan proses pembelajaran, tentunya dibutuhkan sebuah inovasi baru dalam pelaksanaannya untuk tetap dapat berjalan di tengah pandemi yang mewabah.
Beberapa inovasi-inovasi pun terus bermunculan, salah satunya dengan memanfaatkan laju perkembangan teknologi sebagai pendukung dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi pada zaman era modern ini sangatlah pesat. Saat ini, teknologi telah memberikan banyak manfaat dalam kemajuan di berbagai aspek. Tak dapat dipungkiri, implementasi teknologi dalam proses belajar mengajar di kondisi pandemi seperti ini sangat membantu. Di tengah masa pandemi COVID-19 ini, muncul sebuah aturan, salah satunya di Indonesia yang masyarakatnya diharuskan untuk menjaga jarak antara satu dengan yang lain, minimal satu setengah meter, sehingga masyarakat Indonesia dipaksa untuk stay at home / dirumah saja dan melakukan seluruh aktivitas dari rumah seperti berkerja dari rumah, hingga belajar dari rumah.
Lalu, apa kaitannya antara teknologi dan proses pembelajaran di masa pandemi? Tentunya sangat jelas terlihat. Salah satunya dengan penyesuaian aktivitas di masa pandemi, untuk dapat beraktivitas secara "normal", semua dilakukan secara virtual, untuk membatasi kerumunan, hingga menjaga kontak secara langsung antara satu sama lain. Tentunya hal tersebut dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus. Hal ini pun berlaku juga di dunia pendidikan.
Peran teknologi pada masa COVID-19 ini sangatlah besar, contohnya seperti belajar dari rumah, pembelajaran kemudian dilakukan melalui DARING (dalam jaringan) dengan memanfaatkan sebuah web atau sistem yang biasa disebut dengan e-learning. E-Learning ini yang lalu menjadi media utama dalam proses pembelajaran di masa pendemi COVID-19. Ada beberapa defenisi e-learning sebagai berikut:
“E-Learning adalah Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan suatu sistem elektronik atau juga komputer sehingga mampu untuk mendukung suatu proses pembelajaran” (Michael, 2013:27)
“E-Learning adalah Suatu proses pembelajaran jarak jauh dengan cara menggabungkan prinsip-prinsip didalam proses suatu pembelajaran dengan teknologi” (Chandrawati, 2010)
Dari beberapa pemaparan terkait definisi E-Learning di atas, dapat disimpulkan bahwa e-learning merupakan proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi sebagai media utamanya dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh. Proses pembelajaran jarak jauh merupakan solusi terbaik di masa pandemi, dimana proses pembelajaran tetap dapat berjalan meskipun adanya pembatasan-pembatasan.
Selain dengan memanfaatkan sistem yang kita kenal sebagai e-learning, beberapa aplikasi video conference seperti Microsoft Teams, Google Meet, Zoom juga sangat sering digunakan, apalagi ketika diperlukannya pertemuan secara virtual, aplikasi-aplikasi tersebut sangat membantu dalam proses pembelajaran, meskipun dapat dikatakan bahwa aplikasi ini memerlukan kuota internet dalam jumlah besar dalam pengoperasiannya. Ada juga pemanfaatan kemajuan teknologi cloud seperti Google Drive dalam proses pengumpulan tugas proses belajar mengajar dengan skala yang masif atau besar, juga sangat membantu dalam proses pembelajaran. Aplikasi chat seperti WhatsApp, Telegram, dan sejenisnya juga sangat penting keberadaannya dalam proses komunikasi antara dosen/guru dengan mahasiswa/pelajar.
Dari hal-hal ini kemudian dapat disimpulkan, bahwa pemberdayaan teknologi di masa pandemi sangat penting dan memiliki dampak yang cukup signifikan dalam proses serta kegiatan sehari-hari yang normalnya berjalan secara konvensional, namun kali ini "dipaksa" untuk menjadi kegiatan yang berlangsung secara jarak jauh. Pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran di masa pandemi sangat membantu dalam melancarkan proses belajar mengajar yang berlangsung. Sehingga, proses belajar mengajar akan tetap dapat berjalan seperti biasa, meskipun harus dilakukan secara daring.


0 komentar:
Posting Komentar